Budaya STIT Syekh Burhanuddin Pariaman : Menjadi Kampus Kepribadian Qur'ani dan Beradat
Sep 07, 2025 Sep 07, 2025
Budaya STIT Syekh Burhanuddin Pariaman : Menjadi Kampus Kepribadian Qur'ani dan Beradat
Budaya STIT Syekh Burhanuddin Pariaman : Menjadi Kampus Kepribadian Qur'ani dan Beradat

Budaya STIT Syekh Burhanuddin Pariaman
Menjadi Kampus Berkepribadian Qur’ani dan Beradat

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman lahir dari semangat dakwah dan pendidikan yang diwariskan para ulama Minangkabau. Sebagai institusi pendidikan tinggi Islam, kampus ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan budaya kampus yang Qur’ani, beradat, dan relevan dengan tantangan zaman.

Budaya kampus STIT Syekh Burhanuddin dirumuskan dalam delapan nilai utama berikut:

1.Berkepribadian Islam Rahmatan lil-‘Alamin

Civitas akademika menjunjung nilai Islam yang penuh kasih, membawa kedamaian bagi sesama, serta menjadi rahmat bagi alam semesta. Nilai ini menegaskan bahwa setiap aktivitas kampus harus mencerminkan keislaman yang terbuka, inklusif, dan membawa maslahat.

2.Terpelajar dan Pembelajar Tiada Henti

STIT Syekh Burhanuddin menanamkan budaya membaca, meneliti, menulis, dan belajar sepanjang hayat. Mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan diarahkan untuk tidak berhenti pada pencapaian gelar, melainkan terus berkembang sesuai tuntutan zaman.

3.Teguh dalam Keyakinan dan Kehidupan

Keyakinan yang kuat dan istiqamah dalam prinsip menjadi pondasi dalam menghadapi dinamika kehidupan. Keteguhan ini diharapkan menjadikan lulusan kampus tidak mudah goyah, tetap konsisten di tengah perubahan sosial yang cepat.

4.Moderat dalam Berfikir dan Bertindak

Wasathiyah adalah identitas kampus. Mahasiswa dididik untuk berpikir seimbang, toleran, dan bijak dalam menyikapi perbedaan. Moderasi ini bukan kelemahan, melainkan kekuatan untuk menjaga harmoni di tengah masyarakat multikultural.

5.Taat, Bijak, Disiplin, dan Taat Azaz

Kehidupan kampus dibangun dengan ketaatan pada aturan, kedisiplinan waktu, kebijakan yang bijaksana, serta kepatuhan terhadap nilai luhur. Nilai ini memperkuat karakter akademika agar menjadi pribadi yang tertib dan berintegritas.

6.Kompeten, Profesional, dan Beradat

STIT Syekh Burhanuddin berkomitmen melahirkan lulusan yang mumpuni di bidang pendidikan Islam. Kompetensi keilmuan didukung dengan sikap profesional, sekaligus berpijak pada falsafah adat Minangkabau “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”

7.Tulus dan Qana’ah dalam Pengabdian

Pengabdian masyarakat dijalankan dengan hati ikhlas, semangat qana’ah, serta pengabdian tanpa pamrih. Nilai ini membentuk karakter insan kampus yang selalu melayani umat dengan kerendahan hati.

8.Inovatif dan Kreatif dalam Kearifan Lokal

STIT Syekh Burhanuddin mendorong inovasi dan kreativitas yang tetap berpijak pada kearifan lokal Minangkabau. Mahasiswa diarahkan melahirkan gagasan baru yang bermanfaat, namun tidak tercerabut dari akar budaya dan tradisi luhur.

Penutup

Delapan budaya kampus ini bukan sekadar slogan, melainkan ruh yang menggerakkan aktivitas akademik, sosial, dan spiritual di STIT Syekh Burhanuddin Pariaman. Dengan perpaduan nilai Islam, adat Minangkabau, dan orientasi akademik modern, kampus ini bertekad melahirkan generasi pendidik yang berkarakter, profesional, dan berpengaruh positif bagi umat dan bangsa.ds.07092025

Please Login to comment in the post!
Relate Post
Berita Nasional
KERAGAMAN ITU POTENSI

Read More
Berita Nasional
WAFATNYA ULAMA LIMA ZAMAN BUYA BAGINDO M.LETT...

Read More
Berita Nasional
BASAPA: TRADISI, PROSESI DAN REKOMENDASI

Read More
Berita Nasional
SEJARAH "TABUIK PIAMAN" DAN PERAN DAKWAH SYEI...

Read More
Berita Nasional
KONTROVERSINYA AL HAJJAJ BIN YUSUF ATS TSAQAF...

Read More
" />