Berita Nasional
Profesionalisme dan Andil Calon Wali Nagari Menjadi Kunci Membangun Demokrasi Berkualitas di Padang Pariaman
Profesionalisme dan Andil Calon Wali Nagari Menjadi Kunci Membangun Demokrasi Berkualitas di Padang Pariaman
Muhammad Fahreza Bahri, S.Pd
Sabtu, 28 Juni 2026
Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak di Kabupaten Padang Pariaman menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan nagari untuk beberapa tahun ke depan. Lebih dari sekadar ajang kompetisi politik, Pilwana merupakan ruang demokrasi bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen dalam membangun nagari secara berkelanjutan. Pilwana serentak tahun 2026 dilaksanakan di puluhan nagari yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman, setelah melalui tahapan sosialisasi, pendaftaran, penelitian administrasi, hingga pemungutan suara yang disiapkan pemerintah daerah.
Dalam menghadapi kontestasi tersebut, profesionalisme setiap calon menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas demokrasi di tingkat nagari. Profesionalisme tidak hanya tercermin dari kemampuan menyampaikan visi dan misi, tetapi juga dari sikap santun dalam berkampanye, menghormati aturan yang berlaku, menjaga etika politik, serta mengedepankan persatuan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Masyarakat berharap para calon Wali Nagari mampu menghadirkan gagasan-gagasan inovatif yang berorientasi pada pelayanan publik, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan generasi muda, penguatan kelembagaan adat, serta tata kelola pemerintahan nagari yang transparan dan akuntabel. Persaingan yang sehat diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat nagari.
Tidak kalah penting, andil para calon dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses Pilwana menjadi cerminan kedewasaan berdemokrasi. Kampanye yang edukatif, menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan, serta mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab merupakan kontribusi nyata dalam menciptakan pesta demokrasi yang bermartabat.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sendiri menegaskan bahwa Pilwana bukan sekadar memilih pemimpin nagari, melainkan momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Pemerintah juga memastikan seluruh tahapan Pilwana dilaksanakan secara tertib, aman, dan kondusif melalui koordinasi bersama berbagai pihak.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan Pilwana. Pemilih diharapkan mampu menilai calon berdasarkan rekam jejak, kemampuan memimpin, integritas, serta program kerja yang realistis, bukan karena pengaruh isu negatif maupun kepentingan sesaat. Dengan demikian, hasil Pilwana benar-benar mencerminkan pilihan masyarakat yang rasional dan bertanggung jawab.
Persaingan dalam Pemilihan Wali Nagari seyogianya menjadi kompetisi untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan, bukan arena yang memecah persaudaraan. Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah dari masyarakat diharapkan mampu merangkul seluruh elemen nagari tanpa membedakan pilihan politik sebelumnya.
Melalui semangat profesionalisme, sportivitas, serta komitmen membangun nagari, Pilwana Kabupaten Padang Pariaman diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang visioner, amanah, dan mampu membawa nagari menuju kemajuan, kesejahteraan, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Sebelumnya
ETIKA MASJID PARIWISATA DAN KESUCIANNYA
Berikutnya
ALAHAN PANJANG: (Ketika Alam Menjadi Nikmat, Guru Kehidupan, dan Penggerak Ekonomi)
Berita Terkait
Berita Nasional
BREAKING
KERAGAMAN ITU POTENSI
Berita Nasional
BREAKING
WAFATNYA ULAMA LIMA ZAMAN BUYA BAGINDO M.LETTER
Berita Nasional
BREAKING
BASAPA: TRADISI, PROSESI DAN REKOMENDASI
Berita Nasional
BREAKING
SEJARAH "TABUIK PIAMAN" DAN PERAN DAKWAH SYEIKH BURHANUDDIN ULAKAN DI PARIAMAN
Berita Nasional
BREAKING